Urusan makanan, pakaian, sampai teman pun kita harus memilih..
But, the topic here is: choices to choose friend for sharing life..
It is never easy, isn't it..??
To be honest, sometimes i'm happy because i can choose, but sometimes i'm sad because i have to choose . ..complicated..?? sure..! because we have to choose the best for ourself..
Kenapa akhirnya terlintas untuk menuliskan ini..? begini ceritanya..(duduk manis, buka mata & hati untuk membaca ini (∩ .̮ ∩))
Saya sedang dekat dengan 2 pria, yang notabene sama" baru dikenal. ..yang 1 kakak kelas waktu kuliah dulu, tapi tidak pernah ngobrol apalagi kenalan (sebut lha JH)..yang 1 saudara dari teman dekat saya, baru kenal bulan Oktober'11 (sebut lha KR)..
JH, pertama kali tahu ketika di tempat kerja sebelumnya (pelangi kasih), dia menjadi shadow teacher di primary, sedangkan saya di kindergarten.. Bertemu dengan JH setiap hari Senin minggu ke2 dalam acara chapel bersama guru" pelangi kasih lainnya.. Namun saat itu juga tidak pernah bertegur sapa ataupun berbicara, saat itu saya melihat dia seperti orang sombong yang tidak punya perasaan (sorry..! =p). Sampai akhirnya saya resign dari tempat lama, dia pun resign, dari situ saya tidak tahu lagi tentang dia. Ketika saya pindah ke tempat baru (kpsg), saya ditanya apakah ada teman yang ingin bekerja sebagai RO (recruitment officer)..? Fyi, awal masuk KPSG bulan Juni'11, saya sebagai RO.. Saya tiba" teringat dengan JH yang juga merupakan teman dari teman kerja saya di KPSG, lalu akhirnya saya menyarankan untuk JH ditarik menjadi RO.. Dan begini lah, akhirnya kami bekerja di tempat yang sama (lagi..!), baru akhirnya berkenalan.
KR, pertama kali berkenalan via bbm (blackberry messenger), dia diberi pin bb saya oleh teman dekat saya.. Teman saya ini juga tidak mempunyai alasan ketika ditanya kenapa saya disuruh berkenalan dengan saudaranya ini.. Saya pun tidak keberatan mengenal saudaranya, karena saya pikir bukan orang yang 'asal"an'.. Kami ngobrol via bbm, kemudian berlanjut via telepon.. Sampai 1 minggu kemudian, KR mengajak saya bertemu dan kami pun bertemu di PI (Plaza Indonesia) after office hour ditemani teman saya..
Kenapa saya menulis 'choices' untuk judulnya..? Karena ke2 orang ini sudah menyatakan perasaannya kepada saya.. KR mengakui bahwa saya merupakan orang yang sesuai dengan bayangan dia, dia merasa kalau saya memiliki sifat" yang dia suka, salah satu-nya adalah sifat keibuan.. Saya senang dia bisa mengatakan perasaannya, namun saya merasa waktunya terlalu cepat, saya belum benar" mengenal seperti apa dirinya..
JH menyatakan perasaannya via bbm karena pada saat itu saya yang seharusnya pergi dengan dia, malah terbaring sakit di rumah.. Dia tidak bisa menjelaskan alasan & kenapa akhirnya dia bisa tertarik dengan saya, yang dia tahu bahwa dia nyaman.. JH merasa dia bisa bercerita tentang apapun ke saya.. Saya menghargai perasaannya, namun ada pertimbangan tersendiri sampai saya tidak bisa memilih..
Di 1 sisi, saya melihat dari karier mereka.. Saya juga melihat cara pandang mereka terhadap 1 hal & cara mereka menangani masalah.. Bukannya saya matre atau menginginkan materi, tapi saya juga tidak ingin untuk mengambil langkah lebih maju dalam kondisi yang tidak layak.. Masing" dari mereka tahu bahwa saya ingin menikah muda, yang 1 siap untuk melangkah cepat, yang 1 ingin berjalan dulu apa adanya..
Masalahnya 1, apakah saya siap melangkah bersama salah satu dari mereka..? Atau saya masih takut oleh luka masa lalu..? Saya pun tidak bisa menjawab, saya masih tidak bisa memutuskan.. Kondisi sekarang membuat saya merasa tidak nyaman, saya diberi pilihan yang cukup sulit..
Seandainya di dunia tidak ada pilihan, siapa ya yang akan saya pilih..?? *to be continued..


